Popular Post

CHAT BOX

Music Player

My Blog List

Followers

Singing Hatsune Miku
Diberdayakan oleh Blogger.
Posted by : Rize27 Jumat, 18 Desember 2015


1. POST (Power On Self Test)
POST (Power On Self Test) Yaitu Test Yang Di Lakukan oleh PC untuk Mengecek Fungsi-Fungsi Komponen Pendukung PC apakah Bekerja Dengan Baik Atau tidak.
POST dilakukan Pc pada saat booting , jika Pc mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahanya melalui POST 
berupa suara peringatan / pesan berupa bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual dimonitor.
Prosedur Post
  1. Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin Power Supply berputar.
  2. Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power Supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan intruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
  3. Pengecekan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Intruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat Program POST.
  4. Pengecekan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (setting hardwere awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
  5. Melakukan pengecekan CPU, timer (pewaktuan), kendali memory akses langsung, memory bus dan memory module.
  6. Memory sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
  7. Pengecekan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor. 
Pesan Atau Peringatan Kesalahan POST 

Kode Beep Award BIOS

No         Gejala                         Diagnosa pesan / peringatan kesalahan
1.     1 Beep Pendek                   Pc dalam keadaan Baik.
2.     1 Beep panjang                   Problem di memory.
3.     1 Beep 2 Beep pendek       Kerusakan di modul DRAM parity
4.     1 Beep Panjang                   Kerusakan di bagian VGA
         3 Beep Pendek
5.     Beep Terus Menerus         Kerusakan di modul Memory Atau Memory Video


Kode Beep AMI BIOS

No         Gejala                         Diagnosa pesan / peringatan kesalahan
1.      1 Beep Pendek                    -DRAm gagal merefresh
2.      2 Beep pendek                    -Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM
                                                       Parity (System Memory)
3.      3 Beep pendek                    -Bios Gagal mengakses memory 64kb pertama
4.      4 Beep pendek                    -Timer pada sistem gagal bekerja
5.      5 Beep pendek                    -Motherboard tidak dapat menjalankan Processor
6.      6 Beep Pendek                    -Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7.      7 Beep pendek                     -Video Mode Error
8.      8 Beep pendek                    - Tes memory VGA Gagal
9.      9 Beep Pendek                    - Checksum error ROM BIOS bermasalah
10.   10 Beep Pendek                  - CMOS Shutdown Read/Write Mengalami error
11.    11 Beep Pendek                  - Chache memory error
12.    1 Beep Panjang                   -Convensional / extended memory rusak
         3 Beep pendek
13     1 Beep panjang                    -Tes Tampilan gambar gagal
         8 Beep pendek

2. Analisis Tampilan


1.NTLDR is Missing
Cara memperbaikinya adalah sebagai berikut:
a. Booting dari CD Windows
b. Pada saat muncul pesan Welcome to Setup, masuklah ke Recovery Console dengan cara menekan tombolR pada keyboard
c. Pilih Windows yang akan diperbaiki. Tulis saja 1 
d. Kopikan file ntldr dari CD Windows. Caranya adalah pertama-tama Anda harus tahu drive CD Room Anda, apakah di drive E:\ atau F:\ atau H:\. Bila misalnya drive CD Room Anda adalah F:\ , maka pada dos prompt, ketikcopy F:\i386\ntldr C:\. (Perhatikan bahwa ada spasi antara ntldr dengan C:\).
f. Setelah selesai keluarkan CD dan ketik exit

2. Unmountable Boot Volume
Cara memperbaikinya adalah sebagai berikut :
a. Booting dari CD Windows
b. Pada saat muncul pesan Welcome to Setup, masuklah ke Recovery Console dengan cara menekan tombolR pada keyboard
c. Pilih Windows yang akan diperbaiki. Tulis saja 1
d. Setelah dos prompt muncul, ketik perintah : chkdsk / p dan kemudian tekan Enter
e. Setelah itu, ketikkan : fixboot dan kemudian tekan Enter
f. Setelah selesai, tekan Y dan kemudian Enter
g. Untuk keluar, ketik exit.

3. NTOSKRNL Missing Or Corrupt
Cara memperbaikinya adalah sebagai berikut:
a. Booting dari CD Windows
b. Pada saat muncul pesan Welcome to Setup, masuklah ke Recovery Console dengan cara menekan tombolR pada keyboard
c. Pilih Windows yang akan diperbaiki. Tulis saja 1
d. Masuk ke direktori CD windows. Bila misalnya drive CD Room Anda adalah F:\, maka ketikkan pada dos prompt F:
e. Pindah ke folder i386 pada CD. Caranya adalah ketik cd i386.
f. Ketik ntkrnlmp.ex_C:\windows\system32\ntoskrnl.exe
g. Setelah selesai keluarkan CD windows dan ketik exit

4. Windows/System22/Config/System Missing or corrupt

Cara memperbaikinya adalah sebagai berikut:
a. Booting dari CD Windows
b. Pada saat muncul pesan Welcome to Setup, masuklah ke Recovery Console dengan cara menekan tombolR pada keyboard
c. Pilih Windows yang akan diperbaiki. Tulis saja 1 
d. Ketik: cd\windows\system32\config
e. Ketik: ren system system.bad
f. Ketik : windows\repair\system
g. Setelah selesai keluarkan CD dan ketik exit

5. Error Loading Operating System

error loading operating system berarti BIOS tidak mendetect:
> valid MBR (boot signature)
> partisi aktif (kalau MBR valid)
> HDD rusak
cara mengatasinya :
  1. Install ulang windows
  2. Delete Partisi c buat partisi baru
  3. Merepair SO dengan masuk ke recovery console
  4. Mengganti system BIOS ke setting default
6. Perbedaan NTLDR Dan NTDETECT.com
NTLDR adalah file ntldr yg hilang dan pesan error
NTDETECT adalah cara memperbaiki komputer yg gagal booting dan merestar terus menerus 

7. Bluescreen
 Bluescreen diakibatkan komputer sering di install dan ganti ganti SO, biasanya masalah di MEMORY.


3. Analisa Pengukuran

Bisa dilakukan dengan teknik JUMPER  

Mengecek Power Supply CPU dengan cara jumper  
Jumper konektor ATX 20 PIN warna hitam dan hijau pada power supply. perhatikan gambar dibawah ini, melakukan jumper dengan sebuah kawat atau tembaga kecil atau kabel bekas juga bisa.

Ketika selesai menjumper hubungkan PSU (Power Supply) ke listirk, jika kipas pada PSU menyala berarti PSU dalam keadaan baik.

Analisa juga bisa dilakukan dengan Avometer
Dengan memeriksa tegangan listrik di atx20 pin.
Kabel Orange        : 4 volt 
Kabel Kuning        : 12 volt 
Kabel Merah          : 5 volt
Kabel Biru             : -12 volt
Kabel Abu-abu      : 5 volt
Kabel Ungu           : 5volt 
Kabel Hijau           :  5 volt


4. Keyboard
Bagian-bagian Pada Keyboard
  1. Konektor
  2. Kabel
  3. Casing
  4. Tombol
  5. Karet Membran
  6. Plastik Membran
  7. Logic Board/Mikro Processor
Cara Kerja Keyboard
  1. Ketika ditekan, tombol tersebut akan menekan sebuah karet yang ada dibawah tombol.
  2. Karet tersebut terhubung dengan sebuah chip yang mana akan mentransmisikan sinyal yang di dapat ketika tombol di tekan.
  3. Sinyal yang di transmisikan berbentuk kode biner.
  4. Data yang berbentuk biner tersebut akan digenerate oleh chip komputer.
  5. Setelah digenerator akan di tampilkan kembali menjadi tampilan asli berbentuk huruf pada layar monitor.
5. Mouse

Komponen yang menjadi bagian mouse
  • Konektor
  • Kabel
  • Casing
  • Tombol Click
  • IC (MikroProcessor)
  • Lampu LED
  • Penutup Plastik Transparan
  • Lensa optik
  • Mouse wheel (Roda mouse)
  • Potensiometer (Bagian yang digunakan untuk menjalankan mouse wheel).
Cara Kerja Mouse

Ketika mouse terhubung dengan komputer, lampu LED merah mulai bersinar. Cahayanya fokus pada permukaan bawah mouse dengan lebih dulu melewati lensa tipe khusus (HDNS-2100). Cahaya LED terpantul kembali ke kamera yang terintegrasi dengan Sensor Optical Mouse. Kamera mengambil gambar dari permukaan dengan frekuensi di kisaran 1500 - 6000 gambar per detik untuk menghitung posisi mouse. Gambar-gambar ini diproses oleh Processor Digital Signal dan hasil koordinatnya dikirim ke IC A2611D melalui transmisi data serial. 

Kemudian, IC (A2611D) lainnya akan mengambil input serial dari sensor gambar dan tombol mouse, yang seterusnya dikonversi ke protokol USB dan mengirimkannya ke PC. Driver dari mouse yang terpasang pada komputer menerima koordinat dan menghasilkan gerakan kursor yang sesuai. 

5. Harddisk

Komponen Harddisk
  1. Platter
  2. Spindle
  3. Head
  4. Logic Board
  5. Konektor
  6. Kabel Ribbon
Proses Penyimpanan Data Secara Hardware
  1. user menekan tombol ctrl+s pada keyboard
  2. lalu data dikirim ke processor
  3. dari processor dikirim melalui kabel master dan dikirim ke hardisk
  4. di hardisk masuk melalui kabel rebon
  5. ke actuator axis
  6. lalu ke head untuk membaca dan menulis data
  7. data terahir disimpan di platter secara permanen.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2019 D-Tech - Rize27 - Powered by Blogger - Designed by Daris Priagi -