Archive for November 2015
Harga Spesifikasi Lenovo Yoga 900, Laptop Tangguh Multifungsi
Posted by Rize27
Minggu, 22 November 2015
Baik laptop ataupun tablet besutan Lenovo seri Yoga memang cukup terkenal dengan desainnya yang inovatif dan menarik. Kali ini, Lenovo kembali memperkenalkan laptop berdesain inovatin lainnya yang diberi nama Lenovo Yoga 900. Laptop terbaru besutan Lenovo ini di dukung dengan empat mode penggunaan, yaitu penggunaan standar, stand (layar ditekuk keatas), tablet, dan tent (layar ditekuk terbalik hingga membentuk seperti tenda).
Keempat mode tersebut, tentunya membuat beragam aktivitas Anda menjadi semakin menyenangkan seperti menonton video, membaca e-book, ataupun melakukan pengetikan. Tidak lupa sebagai perangkat terbaru Lenovo Yoga 900 juga dipersenjatai dengan sistem operasi terbaru Windows 10 dari Microsoft seperti halnya Acer Aspire R14.
Untuk menampilkan gambarnya, Lenovo Yoga 900 menggunakan layar sentuh 13.3 inci dengan perbandingan rasio 9 : 16. Layar tersebut juga mengusung teknologi IPS LCD serta resolusi super tinggi, yaitu 3200 x 1800 pixel yang membuat kerapatannya mencapai 276 ppi. Hebatnya lagi, layar laptop flagship besutan Lenovo ini dapat menampilkan kecerahan hingga 300 nits yang membuatnya tetap terlihat jelas meski di bawah sinar matahari.
Dari segi performanya, tidak ada yang perlu diragukan dari Lenovo Yoga 900 karena telah mengusung CPU Intel Core i7 generasi keenam. Tidak hanya itu saja, kapasitas RAM yang disematkan pada Lenovo Yoga 900 juga sangat lapang, yaitu 16 GB yang membuat beragam aktivitas multitasking menjadi lebih lancar. Sedangkan sebagai media penyimpanannya, Lenovo Yoga 900 menggunakan memori berjenis SSD dari Samsung sebesar 512 GB.
Konektivitas pada Lenovo Yoga 900 dirasa cukup lengkap seperti Wi-FI 802.11 a/c, Bluetooth 4.0, 2X USB 3.0, 1X USB Type C, dan card reader. Untuk fitur lain yang dimilikinya adalah camera 1 MP, JBL Speakers dengan Dolby DS 1.0, serta baterai 4 cell 66 Watt berjenis Li-Po.
Mengenai harganya, Lenovo Yoga 900 di bandrol dengan USD$ 1.199,99 atau sekitar Rp 16 jutaan. Harga tersebut cukup masuk akan untuk ukuran laptop tangguh dengan beragam mode penggunaan dan tentunya memiliki segudan fitur canggih dan juga spesifikasi komplit.
ASUS baru saja mengumumkan dua motherboard kelas atas terbaru yang menggunakan chipset Intel Z170, yaitu ASUS ROG Maximus VIII Extreme dan Assembly. Sebagaimana dengan namanya, kedua motherboard tersebut merupakan bagian dari jajaran produk Republic of Gamers (ROG) ASUS.
ASUS ROG Maximus VIII Extreme dan Assembly juga dirilis untuk menjadi motherboard andalan terbaru dari ASUS. Motherboard tersebut hadir dengan sederet fitur kelas atas seperti SupremeFX Hi-Fi Front-Panel Headphone Amplifier dan ROG 10G Express Card, teknologi ethernet (LAN) terkencang yang ada di motherboard kelas konsumen.
Tidak hanya itu, kedua motherboard tersebut juga dilengkapi dengan konektor NVM Express (NVMe) U.2 yang memungkinkan penggunanya untuk menggunakan SSD generasi terbaru dengan kecepatan transfer data hingga 32Gbps. Keduanya juga telah dilengkapi dengan port USB 3.1 Gen 2 yang diklaim dua kali lebih kencang dari USB 3.0, serta USB Type-C untuk menghubungkan perangkat terkini.
Selain dua motherboard tersebut, ASUS juga merilis sebuah kartu grafis kelas atas terbarunya, yaitu ASUS ROG Matrix GTX 980 Ti. Kartu grafis yang juga masuk ke dalam keluarga ROG tersebut merupakan kartu grafis eksklusif yang dirancang untuk keperluan overclocking.
ASUS ROG Matrix GTX 980 Ti diklaim memiliki performa yang lebih kencang dari GTX 980 Ti versi standar, yaitu sebesar 18,7 persen. ASUS juga mengklaim kartu grafis barunya ini 21,6 persen lebih kencang dari GTX 980 Ti standar pada saat digunakan untuk memainkan The Witcher 3: Wild Hunt.
Sebagai kartu grafis kelas atas, ASUS ROG Matrix GTX 980 Ti juga hadir dengan berbagai teknologi eksklusif, seperti sistem pendingin khusus yang diklaim mampu mendinginkan kartu grafis hingga 30 persen lebih baik, dan dengan tingkat kebisingan yang tiga kali lebih senyap.
Gigabyte Rilis 5 VGA Card Jajaran Xtreme Gaming, Cocok Untuk Para Overclocker
Posted by Rize27
Sabtu, 21 November 2015
Kesuksesan VGA card dari Gigabyte dengan jajaran Xtreme Gamingnya pada Nvidia GeForce GTX 950 di pasaran bisa dibilang memuaskan. Ingin melanjutkan tradisi yang sama, kali ini Gigabyte kembali merilis jajaran Xtreme Gaming untuk beberapa VGA card dari Nvidia juga.
Dikutip dari TechPowerUp, Kamis (12/11/2015), kali ini Gigabyte menggelontorkan jajaran Xtreme Gaming untuk VGA card papan atas dari Nvidia seri GTX 900. Tidak tanggung-tanggung, Gigabyte langsung merilis 5 VGA card dari seri GTX 970 (GV-N970XTREME-4GD), GTX 980 (GV-N980XTREME-4GD), GTX 980 Ti WINDFORCE Edition (GV-N98TXTREME-6GD), GTX 980 Ti WATERFORCE Edition (GV-N98TXTREME W-6GD), dan TITAN X (GV-NTITANXXTREME-12GD-B).
Sejatinya, VGA card jajaran Xtreme Gaming ini ditujukan untuk para gamer dan kelas entusias yang gila akan performa. Tidak puas dengan performa bawaan? Tenang saja, VGA card jajaran Xtreme Gaming ini dapat dipaksa untuk bekerja di atas rata-rata, karena memang didesain untuk di overclock. Seperti contoh pada seri GTX 980 Ti yang dilengkapi dengan LN2 BIOS dan tambahan konektor power 6 pin, yang digunakan untuk memacu lebih kencang VGA card ini.
Fitur lain yang ditonjolkan selain adalah, Xtreme Cooling yang diklaim mampu memberikan pendinginan lebih baik, dengan menggunakan 3 buah kipas yang berdesain unik, serta dipadukan dengan teknologi Triangle Cool dari Gigabyte, VGA card jajaran Xtreme Gaming ini lebih dingin dibanding seri Gigabyte lainnya.
Ada juga fitur Xtreme Protection, yang membekali VGA card jajaran Xtreme Gaming ini balut dengan sebuah metal di bagian belakang PCB, tujuannya adalah untuk melindungi dari debu dan karat. Kemudian dibalut dengan tampilan yang mewah dan elegan dengan label Xtreme Outlook.
Soal ketahanan, berkat fitur Xtreme Durability, VGA card seri Xtreme Gaming ini dibekali dengan power phase tambahan yang menjadikan MOSFET pada VGA card jajaran ini dapat bekerja pada suhu rendah sekalipun. Tidak ketinggalan Xtreme User Friendliness yang memudahkan para pengguna untuk memacu lebih kencang VGA card pada jajaran ini.
(BeritaTeknologi.com)
(BeritaTeknologi.com)
Belum lama Intel merilis prosesor generasi terbarunya ke pasaran, Skylake, membuat Intel tidak tinggal diam dalam mengembangkan inovasi-inovasi pada produknya. Seperti yang kita ketahui bahwa Intel juga memiliki jajaran prosesor kelas ekstrim, yang penggunaannya rata-rata ditujukan untuk rendering file multimedia yang berat, juga bermain game.
Setelah berpuas merilis jajaran prosesor kelas mainstream, kini giliran kelas ekstrim dari Intel yang bakal hadir untuk bersaing dengan kompetititornya. Dilansir dari TweakTown, Jumat (13/11/2015), dikabarkan bahwa Intel tengah mempersiapkan prosesor Broadwell-E, Core i7 6950X. Huruf E tersebut mengacu pada kata “Extreme” karena prosesor ini memang ditujukan untuk kelas entusias dan gamer kelas berat.
Prosesor Core i7 6950X ini bakal dibekali dengan 10 core dan 20 thread. Tentunya dengan core sebanyak itu bisa dipastikan prosesor ini siap disiksa untuk menjalankan berbagai aplikasi berat. Terlebih dengan tambahan core menjadi 10 dan 20 threads, prosesor ini cocok untuk melakukan proses render seperti render audio video dan render 3 dimensi. Kecepatan prosesor ini pada posisi default sebesar 3.0 Ghz, namun bagi Anda yang kurang puas, bisa memacu prosesor ini dengan cara overclock.
Memang Core i7 6950X ini diawali dengan angka 6, namun prosesor ini masih menggunakan soket yang sama, seperti pada prosesor Haswell-E yang menggunakan soket LGA 2011-v3 berchipset X99. Perkiraan prosesor ini bakal melenggang ke pasaran pada kuartal pertama tahun 2016 mendatang.
(BeritaTeknologi.com)
(BeritaTeknologi.com)
Pengertian dan memahami VGA
VGA, singkatan dari Video Graphics Adapter, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia.
Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA.
Menjelajahi VGA Card
Video card termasuk tiga komponen terumit yang terdapat dalam PC Anda. Begitu banyak istilah pada spesifikasi sebuah video card. Apa artinya dan mana yang perlu diperhatikan?
Namanya beragam. Kadang kita kenal dengan nama graphic card, video card, video board, video adapter, video accelerator, display adapter, video adapter, graphics accelerator, atau graphics adapter. Di majalah PC Media, lebih sering disebut sebagai video card. Ia lebih populer dengan nama VGA card. Istilah yang lebih banyak digunakan, baik di kalangan user PC maupun penjual ataupun beberapa produsennya.
Namanya beragam. Kadang kita kenal dengan nama graphic card, video card, video board, video adapter, video accelerator, display adapter, video adapter, graphics accelerator, atau graphics adapter. Di majalah PC Media, lebih sering disebut sebagai video card. Ia lebih populer dengan nama VGA card. Istilah yang lebih banyak digunakan, baik di kalangan user PC maupun penjual ataupun beberapa produsennya.
Dan semua mengacu pada sebuah komponen yang sama. Dengan tugas utama melakukan proses konversi dari data digital berisi representasi logikal, menjadi sinyal yang berisi informasi visual untuk dapat ditampilkan pada layar display.
Pada kebanyakan kasus, yang digunakan sebagai display adalah monitor, baik itu monitor konvensional CRT (Cathode Ray Tube), maupun monitor LCD (Liquid Crystal Display). Masih termasuk dalam display adalah penggunaan projector, ataupun TV sebagai alternatif dari monitor.
Dari letak demografi komponen yang satu ini, secara sederhana dapat dibagi menjadi dua.
Expansion
Inilah yang sering dan lebih tepat jika disebut sebagai VGA card. Komponen PC yang satu ini memiliki processor tersendiri. Disebut GPU (Graphics Processing Units) oleh nVIDIA, dan VPU (Visual Processing Units) oleh ATi.
Inilah yang sering dan lebih tepat jika disebut sebagai VGA card. Komponen PC yang satu ini memiliki processor tersendiri. Disebut GPU (Graphics Processing Units) oleh nVIDIA, dan VPU (Visual Processing Units) oleh ATi.
Ia dilengkapi dengan video memory yang sama sekali terpisah dengan RAM pada motherboard. Pada kebanyakan produk video card, menggunakan jenis RAM yang satu langkah lebih maju dibanding RAM motherboard.
Integrated
Terintegrasi pada motherboard, sering disebut integrated graphic controller. Rata-rata memiliki kinerja 3D yang lebih rendah, dibanding expansion card. Ini berlaku, jika membandingkan kinerjanya, dengan era dan kelas yang sama.
Terintegrasi pada motherboard, sering disebut integrated graphic controller. Rata-rata memiliki kinerja 3D yang lebih rendah, dibanding expansion card. Ini berlaku, jika membandingkan kinerjanya, dengan era dan kelas yang sama.
Penyebab utamanya adalah kebanyakan menggunakan chipset yang relative lebih murah, untuk menekan biaya yang dibutuhkan. Kebanyakan integrated graphic controller juga menggunakan sistem sharring memory, tidak seperti pada expansion card yang memiliki dedicated memory.
VGA Glossary
Begitu banyak yang harus diperhatikan dalam pembelian VGA card. Karena memang dari kompleksitasnya, komponen yang satu ini termasuk tiga komponen terumit yang ada dalam PC Anda.
Berikut kami sertakan data spesifikasi jajaran terbaru dari dua produsen graphic controller, ATi dan nVIDIA. ATi mulai dari seri RV370 hingga R520 yang dapat ditemukan pada seri X1800-nya. Sedangkan untuk nVIDIA mulai dari seri mainstream GeForce 6200 hingga jajaran produk high end GeForce 7800. Semuanya adalah data spesifikasi reference board standar dari pembuat chipset. Sedangkan produsen VGA sendiri, sering mengadakan perbaikan dan perubahan setting clock. Dengan tujuan memberi performa tambahan pada produk VGA-nya.
Begitu banyak yang harus diperhatikan dalam pembelian VGA card. Karena memang dari kompleksitasnya, komponen yang satu ini termasuk tiga komponen terumit yang ada dalam PC Anda.
Berikut kami sertakan data spesifikasi jajaran terbaru dari dua produsen graphic controller, ATi dan nVIDIA. ATi mulai dari seri RV370 hingga R520 yang dapat ditemukan pada seri X1800-nya. Sedangkan untuk nVIDIA mulai dari seri mainstream GeForce 6200 hingga jajaran produk high end GeForce 7800. Semuanya adalah data spesifikasi reference board standar dari pembuat chipset. Sedangkan produsen VGA sendiri, sering mengadakan perbaikan dan perubahan setting clock. Dengan tujuan memberi performa tambahan pada produk VGA-nya.
Begitu banyak istilah pada spesifikasi sebuah video card. Apa artinya dan mana yang perlu diperhatikan?
Architecture GPU/VPU
Adalah kode dari GPU/VPU yang digunakan pada video card yang bersangkutan. VPU (Visual Processing Unit) istilah yang sering digunakan oleh ATi, sedangkan nVIDIA menyebutnya sebagai GPU (Graphics Processing Unit). Biasanya urutan angka di belakangnya berdasarkan kronologis waktu pengembangan ataupun peningkatan teknologi dan kinerja. Pada beberapa kasus, bisa terjadi terjadi lompatan generasi karena satu dan lain hal.
Adalah kode dari GPU/VPU yang digunakan pada video card yang bersangkutan. VPU (Visual Processing Unit) istilah yang sering digunakan oleh ATi, sedangkan nVIDIA menyebutnya sebagai GPU (Graphics Processing Unit). Biasanya urutan angka di belakangnya berdasarkan kronologis waktu pengembangan ataupun peningkatan teknologi dan kinerja. Pada beberapa kasus, bisa terjadi terjadi lompatan generasi karena satu dan lain hal.
Manufacturing Process
Sama seperti pada CPU, GPU/VPU dibuat dalam proses produksi yang terus menciut, seiring perkembangan teknologi. Antara lain untuk menekan ongkos produksi, meningkatkan jumlah transistor (transistor count) dalam ruang yang terbatas tanpa menambah energi panas yang signifikan saat beroperasi. Sesuai dengan perkembangan teknologi proses yang telah dikuasai.
Sama seperti pada CPU, GPU/VPU dibuat dalam proses produksi yang terus menciut, seiring perkembangan teknologi. Antara lain untuk menekan ongkos produksi, meningkatkan jumlah transistor (transistor count) dalam ruang yang terbatas tanpa menambah energi panas yang signifikan saat beroperasi. Sesuai dengan perkembangan teknologi proses yang telah dikuasai.
DirectX Support
DirectX adalah sebuah perintah pemrograman API (Application Program Interface) yang digunakan oleh Microsoft. Ini akan (sedikit) mempermudah pekerjaan game developer. Sekaligus memperkecil permasalahan kompatibilitas hardware pada operating system yang bersangkutan.
DirectX adalah sebuah perintah pemrograman API (Application Program Interface) yang digunakan oleh Microsoft. Ini akan (sedikit) mempermudah pekerjaan game developer. Sekaligus memperkecil permasalahan kompatibilitas hardware pada operating system yang bersangkutan.
Dengan mengandalkan koleksi perintah standar yang tersedia pada DirectX, maka hampir dapat dipastikan selama kompatibel dengan Windows, hardware yang bersangkutan tidak akan mengalami masalah. Seiiring bertambahnya versi DirectX, ia juga dilengkapi dengan instruksi khusus baru. Yang hanya dimiliki oleh hardware-hardware terbaru juga. Ada baiknya untuk memastikan VGA card yang digunakan mendukung versi DirectX terbaru (untuk sementara versi Directx 9.0c)
Bus Interface
Sejak kedatangan PCIe x16 pada tahun 2004 yang lalu, keberadaan AGP memang sudah mulai terancam. Awalnya bandwidth data PCIe x16 dengan 4GB/s yang jika dibandingkan 2,1 GB/s pada AGP 8x menjadi alasan utama.
Sejak kedatangan PCIe x16 pada tahun 2004 yang lalu, keberadaan AGP memang sudah mulai terancam. Awalnya bandwidth data PCIe x16 dengan 4GB/s yang jika dibandingkan 2,1 GB/s pada AGP 8x menjadi alasan utama.
Sejak dikembangkannya (kembali) penggunaan dual VGA, mempertegas arah pengembangan video card berikutnya. Seperti Anda lihat, kebanyakan produk terbaru sudah jarang atau bahkan tanpa menyertakan versi dengan slot interface AGP.
Jika motherboard yang Anda gunakan belum memiliki ketersediaan slot PCIe x16, maka pilihan untuk upgrade video card akan sedikit terbatas. Dua produsen terbesar, baik ATi maupun nVIDIA memiliki kecenderungan tidak lagi memproduksi video card chipset terbaru dengan slot AGP. Apalagi jika Anda tertarik untuk mewujudkan penggunaan dual VGA. Baik dengan ATI CrossFire maupun nVIDIA SLI, keduanya hanya dapat diwujudkan pada motherboard tertentu yang sudah menggunakan slot PCIe x16.
Pixel and Vertex Shader
Vertex shader dan pixel shader bersama-sama bekerja dalam proses rendering untuk menghasilkan pixel hasil tampilan akhir. Biasanya bekerja pada saat menampilkan objek tiga dimensi. Baik Direct3D, OpenGL, ataupun API 3D scene yang lain dapat memanfaatkan keduanya.
Vertex shader dan pixel shader bersama-sama bekerja dalam proses rendering untuk menghasilkan pixel hasil tampilan akhir. Biasanya bekerja pada saat menampilkan objek tiga dimensi. Baik Direct3D, OpenGL, ataupun API 3D scene yang lain dapat memanfaatkan keduanya.
Versi pada pixel shader maupun vertex shader selalu berkembang. Disesuaikan dengan perintah khusus yang dapat berjalan pada API terbaru.
Contohnya adalah sebagai berikut. Shader Model 3.0 adalah gabungan 2 teknologi yang digunakan pada DirectX 9.0. Yaitu, Pixel Shader Model 3.0 dan Vertex Shader 3.0. Shader 3.0 ini lebih memungkinkan instruksi shader yang lebih panjang (65535 instruction) dan memungkinkan dynamic branching. Sedangkan, Shader 2.0 yang digunakan pada versi digunakan pada versi DirectX sebelumnya. Dengan shader length lebih terbatas (256 instruction) dan belum mendukung dynamic branching.
Pipelines
GPU mengerjakan instruksi untuk tekstur, transformation (transperancy, deformation, reflections, dan seterusnya) menjadi hasil akhir pixel yang muncul pada display. Sebuah urutan perintah dikerjakan dalam satu pipeline. GPU terkini memiliki multi pipeline yang memungkinkan mengerjakannya secara paralel. Tentunya akan memperpendek waktu proses. Secara garis besar, makin banyak pipeline, semakin bagus kemampuannya dalam me-render.
GPU mengerjakan instruksi untuk tekstur, transformation (transperancy, deformation, reflections, dan seterusnya) menjadi hasil akhir pixel yang muncul pada display. Sebuah urutan perintah dikerjakan dalam satu pipeline. GPU terkini memiliki multi pipeline yang memungkinkan mengerjakannya secara paralel. Tentunya akan memperpendek waktu proses. Secara garis besar, makin banyak pipeline, semakin bagus kemampuannya dalam me-render.
MEMORY
Jumlah memory juga akan mempengaruhi resolusi maksimal yang mampu dilakukan. Kebanyakan kelas mainstream akan berkisar hingga kapasitas 128 MB. Jumlah akan sangat mempengaruhi kedalaman warna dan resolusi yang mampu ditampilkan.
Jumlah memory juga akan mempengaruhi resolusi maksimal yang mampu dilakukan. Kebanyakan kelas mainstream akan berkisar hingga kapasitas 128 MB. Jumlah akan sangat mempengaruhi kedalaman warna dan resolusi yang mampu ditampilkan.
Jenis RAM yang banyak digunakan adalah DDR, DDR II, dan GDDR. DDR II dan GDDR akan mampu menghasilkan clock memory yang lebih cepat dibanding DDR.
Semakin besar lebar data (memory bus width) yang dimungkinkan untuk komunikasi antara core dan memory, semakin cepat data yang mampu diproses sebuah VGA card.
Memory bandwidth berdasarkan memory bus width, memory type dan memory speed. Untuk perhitungan lebih jelas, lihat pembahasan RAM pada edisi terdahulu.
Kebanyakan VGA card ekonomis, hanya menawarkan interface data yang terbatas (64-bit). Ada baiknya untuk memilih produk yang memiliki 128-bit data interface, atau 256-bit jika budget memungkinkan.
CLOCK SPEED
Ada dua clock speed yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah core clock dan kedua adalah memory clock.
Ada dua clock speed yang perlu diperhatikan. Yang pertama adalah core clock dan kedua adalah memory clock.
Sebaiknya saat membandingkan clock VGA card, bandingkan dari produsen chipset graphic adapter yang sama. ATi dengan ATi, dan GeForce dengan GeForce.
Jika ada angka yang mencurigakan, biasanya pada clock memory atau juga disebut memory speed, biasanya produsen menyebutkan clock memory effective dari memory yang digunakan.
MENGENAL BAGIAN-BAGIAN VIDEO CARD
Bingung saat melihat sebuah video card, dengan demikian banyaknya komponen yang terpasang? Berikut ini penjelasan singkatnya.
Bingung saat melihat sebuah video card, dengan demikian banyaknya komponen yang terpasang? Berikut ini penjelasan singkatnya.
1. PCB (Printed Circuit Board)
Pada video card, warna dasar yang digunakan beragam. Mulai dari warna merah, hijau dan kuning keemasan.
Pada video card, warna dasar yang digunakan beragam. Mulai dari warna merah, hijau dan kuning keemasan.
Ada dua form factor yang digunakan. Kebanyakan berukuran standar dengan ketinggian sekitar 99 mm (tinggi bracket sekitar 127 mm) dan lebar yang bervariasi. Ukuran yang lebih mungil, dengan ketinggian setengahnya, dikenal dengan form factor low-profile. Video card semacam ini digunakan seperti pada mini PC. Sesekali ditemukan beroperasi dengan sebuah riser card.
2. GPU/VPU
Inilah inti dari sebuah video card. Sebuah IC (integrated circuit), tugasnya seperti CPU pada sebuah motherboard. Ia yang menangani proses 2D dan 3D. Biasanya tertutup oleh heatsink dan fan.
Inilah inti dari sebuah video card. Sebuah IC (integrated circuit), tugasnya seperti CPU pada sebuah motherboard. Ia yang menangani proses 2D dan 3D. Biasanya tertutup oleh heatsink dan fan.
3. Memory
Untuk membedakan dengan RAM/memory yang terinstalsi pada motherboard, lebih spesifik disebut sebagai video RAM. Kesamaan antara RAM dengan video RAM cukup banyak. Namun pada praktiknya, RAM video card terutama seri-seri high-end, sering menggunakan chip memory yang lebih cepat ketimbang RAM motherboard.
Untuk membedakan dengan RAM/memory yang terinstalsi pada motherboard, lebih spesifik disebut sebagai video RAM. Kesamaan antara RAM dengan video RAM cukup banyak. Namun pada praktiknya, RAM video card terutama seri-seri high-end, sering menggunakan chip memory yang lebih cepat ketimbang RAM motherboard.
4. Bus Interface
Untuk sekarang, pilihannya hanya ada dua macam interface. Yaitu, AGP (Accelerated Graphics Port) dan PCI Express. Sebelumnya sempat digunakan slot ISA dan PCI untuk video card ini.
Untuk sekarang, pilihannya hanya ada dua macam interface. Yaitu, AGP (Accelerated Graphics Port) dan PCI Express. Sebelumnya sempat digunakan slot ISA dan PCI untuk video card ini.
5. Cooling System
Sempat memiliki sebuah video card yang sama sekali tidak menggunakan fan pendingin, atau bahkan tanpa heatsink? Untuk GPU terkini, sebuah hal yang hampir tidak mungkin. Dengan clock yang demikian cepat, panas selama beroperasi dapat mencapai suhu yang cukup tinggi. Sebagai informasi, suhu pada heatsink pasif (tanpa fan) sebuah video card GeForce FX5200 dapat mencapai kisaran 60°C. Dapat dibayangkan panas yang dapat dihasilkan sebuah video card kelas high-end.
Sempat memiliki sebuah video card yang sama sekali tidak menggunakan fan pendingin, atau bahkan tanpa heatsink? Untuk GPU terkini, sebuah hal yang hampir tidak mungkin. Dengan clock yang demikian cepat, panas selama beroperasi dapat mencapai suhu yang cukup tinggi. Sebagai informasi, suhu pada heatsink pasif (tanpa fan) sebuah video card GeForce FX5200 dapat mencapai kisaran 60°C. Dapat dibayangkan panas yang dapat dihasilkan sebuah video card kelas high-end.
6. Display Interface
Kebanyakan video card menawarkan tiga jenis port interface: DVI, VGA dan TV-Out. Dan yang lain, hanya merupakan kombinasi minor dari tiga port tersebut. Ada yang menawarkan dual DVI, untuk dapat menghasilkan dua tampilan pada display digital. Ada yang menyertakan fasilitas dukungan output HDTV (high-definition TV), atau VIVO (video input video output). Dua yang disebut terakhir, biasanya dengan menyertakan fungsi tambahan tersebut pada port video.
Kebanyakan video card menawarkan tiga jenis port interface: DVI, VGA dan TV-Out. Dan yang lain, hanya merupakan kombinasi minor dari tiga port tersebut. Ada yang menawarkan dual DVI, untuk dapat menghasilkan dua tampilan pada display digital. Ada yang menyertakan fasilitas dukungan output HDTV (high-definition TV), atau VIVO (video input video output). Dua yang disebut terakhir, biasanya dengan menyertakan fungsi tambahan tersebut pada port video.







